Feb 17
sumber: republika
Kenalilah obat dan makanan yang kita asup.
Sakit kepala Anita menjadi-jadi. Namun, ia memaksakan diri menunggu perhentian bus. Padahal dalam tasnya selalu tersedia obat-obatan. ”Tapi, saya lupa bawa air putih. Yang ada cuma sebotol minuman berenergi,” ungkapnya tentang pengalaman perjalanan pulang kampungnya setahun lalu.
Waktu itu ia tak mau ambil risiko menenggak obat dengan minuman bekalnya. Ia khawatir terjadi reaksi yang bisa membahayakan tubuhnya.
Bentrok antara makanan dan obat kita asup? Bisa saja.
(more…)







