Archive for the ‘Anak’ Category

Feb 03

Karies gigi adalah penyakit infeksi yang merusak struktur gigi. Penyakit ini menyebabkan gigi berlubang dan jika tidak ditangani secara serius dapat menyebabkan nyeri, penanggalan gigi, infeksi, berbagai kasus berbahaya dan bahkan kematian.

Dari hasil penelitian yang dilakukan Prof. DR. Budiharto, drg, SKM, dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia mengenai faktor resiko yang berpengaruh terhadap karies gigi pada anak terungkap bahwa masa pemberian ASI pada bayi menjadi salah satu faktor resiko penyebab karies gigi. Makin sebentar ibu memberi ASI makin besar resiko terkena karies gigi, katanya.

Penggantian dari ASI menjadi susu formula juga turut berkontribusi menyebabkan karies karena dalam susu formula mengandung kadar gula yang lebih banyak.
(more…)

Feb 03

Pusat perbelanjaan dan tempat pertokoan identik dengan keramaian. Padatnya pengunjung terkadang mengurangi kenyamanan berbelanja. Belum lagi kalau kita membawa adik. Bukan malah menemani, dia bisa jadi merepotkan. Seharusnya, ada satu orang khusus yang mendampingi dan merawat.

Fungsi itulah yang digantikan robot Babysitter buatan Tmsuk, perusahaan robot asal Jepang. Robot tersebut telah diaplikasikan di salah satu pertokoan di Fukuoka, Jepang. Bentuk fisiknya yang lucu sangat menarik perhatian anak-anak. Robot pengasuh anak itu memiliki postur setinggi 1,4 meter.

Seperti namanya, Babysitter, kerja robot tersebut tentu melayani anak-anak saat di pusat pertokoan. Dia mampu berinteraksi dan mengenali apa yang diinginkan anak-anak. Caranya sangatlah mudah. Sang anak harus mengenakan emblem khusus pada bajunya.

Hal itu dilakukan agar robot bisa membaca nama dan usia anak yang terisi pada emblem. Karena sudah kenal, nanti robot dapat menjawab pertanyaan ataupun komentar sang anak. Selain kemampuan berkomunikasi, kelebihan visualisasi juga diberikan. (more…)

Jan 08

Jakarta, Orangtua disarankan tidak mendidik anak dengan cara kekerasan fisik karena mental dan fisiknya masih lemah yang bisa berakibat buruk. Anak-anak harus dilindungi bagaimana pun susahnya dia didik. Jika diberi tahu lewat kata-kata saja tidak cukup, ada cara yang dibolehkan untuk memukulnya tapi bukan sembarang memukul.

Dalam Children’s Act 2004 ada batasan-batasan yang diperjelas bagi orangtua jika ingin memukul anaknya, yaitu tidak boleh menimbulkan bekas atau luka, tidak memukul dengan keras dan tidak boleh menyebabkan masalah kesehatan mental dalam jangka waktu panjang.

“Orangtua tidak boleh memukul anaknya dengan sembarangan apalagi jika menggunakan alat,” ujar Marjorie Gunnoe, seorang profesor psikologi di Calvin College, Grand Rapids, Michigan, seperti dikutip dari Telegraph, Senin (4/1/2010).

Bagaimana memukul yang diperbolehkan? (more…)

Jan 06

Setiap anak memiliki berbagai cara untuk menjadi pintar. Anak-anak akan belajar secara alami. Anda, sebagai orang tua, merupakan guru bagi mereka.
Anda merupakan guru yang pertama dan terpenting bagi anak-anak anda.

Berikut ini beberapa cara terbaik untuk mengajar anak anda dapat berbicara :

  1. Memperkenalkan Nama Benda
    Perkenalkan segala sesuatu di sekitar kita kepada bayi. Ini bisa dimulai dengan yang sederhana, seperti wajah kita. Yuk, ajak tangan bayi menjelajahi wajah kita. Sambil menyentuh setiap bagiannya, sebutkan mana mata, hidung, mulut, telinga, dan lain-lain. Lalu, lanjutkan dengan anggota tubuh yang lain.

    Lebih jauh lagi, perkenalkan bayi pada nama-nama benda di sekitarnya, seperti bola, meja, kursi, kotak, dan lain-lain.

    Perkenalkan pula si kecil pada pohon, mobil, kucing, anjing dan aneka objek di luar rumah.

  2. Memperkenalkan Kata yang Benar
    Hindari penggunaan kata-kata yang dipermudah atau dicadel-cadelkan, seperti ”mamam” untuk makan, ”mimik” untuk minum, atau lainnya. Gunakan (more…)

Dec 31

Tidak seperti luka bakar derajat tiga yang memerlukan penanganan medis khusus, luka bakar kecil yang sering kita alami di rumah ternyata membutuhkan penanganan simpel yang bisa dilakukan siapa saja. Tidak peduli apa yang menyebabkan luka bakar, hal yang paling utama dipikirkan adalah semakin cepat penanganannya maka hasilnya akan semakin baik. Apa yang anda lakukan pada menit menit pertama setelah terbakar akan menentukan hasil dari penyembuhan luka bakar tersebut pada kulit.

  • Susu merupakan cairan yang paling bagus untuk mengompress luka bakar kecil. Rendam daerah luka dengan susu selama 15 menit atau lebih. Bila anda kesulitan merendam, anda bisa menggunakan handuk yang telah dibasahi susu untuk menutup daerah yang terbakar. Lemak yang terdapat dalam susu akan menyejukan daerah yang terbakar dan mempercepat penyembuhan. (more…)

Dec 18

JAKARTA PUSAT

  • TPA HARAPAN IBU

Jl. Salemba Raya No. 28
Departemen Sosial Jakarta Pusat
Phone : 3103591, 3106552 Ext. 221

  • TPA PERTIWI

Jl. Ir. H. Juanda No. 3/31 Jakarta Pusat
Phone : 3844301

  • TPA SYLVA

Gedung Manggala Wana Bhakti Lt. 1 Blok 7
Jl. Gatot Subroto Jakarta Pusat
Phone : 5720188

JAKARTA SELATAN  (more…)

Nov 28

Diare termasuk dalam penyakit “langganan” anak-anak. Hampir setiap anak pernah mengalaminya, namun tidak sedikit yang meremehkan penyakit ini. Padahal, kenyataannya diare itu bisa mematikan.Data dari Departemen Kesehatan Indonesia menunjukkan, dari 1.000 bayi yang lahir, 50 di antaranya meninggal karena diare. Penyakit ini telah menjadi penyebab kematian balita teratas setelah Infeksi Saluran Pernapasan Akut. (more…)

Nov 28

Sumber : kompas.com

Apa reaksi umum orangtua jika melihat anaknya bermain pasir atau lumpur hingga mengotori wajah, tangan, pakaian, atau bahkan seluruh tubuhnya? Panik, marah, atau cenderung membiarkan saja?

Menurut para peneliti, biarkan saja anak bermain kotor-kotoran. Bahkan, anak-anak sesekali harus kotor karena jika terlalu bersih, kemampuan kulit anak untuk menyembuhkan diri sendiri justru terganggu atau malah rusak. (more…)