Mar 23

Apa yang dimaksud kanker serviks ?

  • Kanker serviks merupakan pertumbuhan dari suatu kelompok sel yang tidak normal pada serviks (leher rahim).
  • Perubahan ini biasanya memakan waktu beberapa tahun sebelum berkembang menjadi kanker. Oleh sebab itu sebenarnya terdapat kesempatan yang cukup lama untuk mendeteksi apabila terjadi perubahan pada sel serviks melalui skrining (papsmear atau IVA) dan menanganinya sebelum menjadi kanker serviks.

Gejala-gejala kanker serviks :

  • Kebanyakan infeksi HPV dan kanker serviks stadium dini berlangsung tanpa menimbulkan gejala sedikitpun sehingga penderita masih dapat menjalani kegiatan sehari-hari.
  • Namun, jika dilakukan pemeriksaan deteksi dini dapat ditemukan adanya sel-sel serviks yang tidak normal yang disebut juga sebagai lesi prakanker.
  • Bila kanker sudah mengalami progresifitas atau stadium lanjut maka gejala-gejala yang dapat timbul antara lain:
  1. Pendarahan setelah senggama.
  2. Pendarahan spontan yang terjadi antara periode menstruasi rutin.
  3. Timbulnya keputihan yang bercampur dengan darah dan berbau.
  4. Nyeri panggul dan gangguan atau bahkan tidak bisa buang air kecil.
  5. Nyeri ketika berhubungan seksual.
  •  Jangan tunda untuk menghubungi dokter jika Anda menemui gejala tersebut.

Penyebab kanker serviks :

  • Penyebab utamanya adalah virus yang disebut Human Papilloma (HPV) yang dapat menyebabkan kanker.
  • Biasanya sebagian besar infeksi akan sembuh dengan sendirinya namun kadang bisa menjadi infeksi persisten yang dapat berkembang menjadi kanker serviks.
  • Yang perlu diketahui mengenai virus HPV:
  1. HPV dapat ditularkan melalui hubungan seksual.
  2. Penularan dapat juga terjadi meski tidak melalui hubungan seksual.
  3. HPV dapat bertahan dalam suhu panas.

Mengapa setiap perempuan beresiko ?

  • Setiap perempuan berisiko terkena HPV penyebab kanker serviks dalam masa hidupnya tanpa memandang usia, latar belakang dan gaya hidup.
  • Setiap perempuan berisiko karena :
  1.  Biasanya sebagian besar infeksi akan sembuh dengan sendirinya. Mereka yang mengalami infeksi persisten jarang menunjukan gejala pada stadium awal, dan biasanya berkembang menjadi kanker serviks beberapa tahun kemudian.
  2. Setelah infeksi HPV, tubuh kita tidak dapat selalu membentuk kekebalan, maka kita tidak terlindungi dari infeksi berikutnya.

Pengobatan kanker serviks :
Tindakan pengobatan atau terapi sangat bergantung pada stadium kanker serviks saat didiagnosis. Dikenal beberapa tindakan (modalitas) dalam tata laksana kanker serviks antara lain:

  1.  Tindakan bedah (surgical treatment).
  2.  Radioterapi
  3.  Kemoterapi
  4.  Terapi paliatif (supportive care) yang lebih difokuskan pada peningkatan kualitas hidup pasien. Contohnya: Makan makanan yang mengandung nutrisi, pengontrol sakit (pain control).

Faktor yang meningkatkan resiko terkena kanker serviks:

  • Menikah / hubungan seksual pada usia muda.
  • Sering melahirkan.
  • Merokok.
  • Berganti-ganti pasangan seksual.
  • Infeksi menular seksual.

sumber: kankerserviks.com

Google Translate :

What is cervical cancer?

* Cervical cancer is the growth of a group of abnormal cells in the cervix (neck of the uterus).
Changes * This usually takes several years before they become cancerous. Therefore there are actually old enough opportunities to detect if any changes in cervical cells through screening (papsmear or IVA) and handle them before they become cervical cancer.

The symptoms of cervical cancer:

* Most HPV infections and cervical cancer early-stage without causing symptoms lasted a bit so people can still go through everyday activities.
* However, if the examination can be found in the early detection of cervical cells are abnormal which is also known as precancerous lesions.
* If the cancer already has advanced the progression or symptoms that can arise include:

1. Bleeding after intercourse.
2. Spontaneous bleeding that occurs between regular menstrual periods.
3. Incidence whitish mixed with blood and smelled.
4. Pelvic pain and interference or even unable to urinate.
5. Pain when having sex.

* Do not delay to contact a doctor if you are having symptoms.

The cause of cervical cancer:

* The main cause is a virus called Human Papilloma (HPV) that can cause cancer.
* Usually, most infections will heal by itself but sometimes can be a persistent infection that can develop into cervical cancer.
* The need to know about the HPV virus:

1. HPV can be transmitted through sexual intercourse.
2. Transmission can also occur even if not through sexual intercourse.
3. HPV can survive in hot temperatures.

Why does every woman at risk?

Any woman at risk of contracting * HPV causes cervical cancer in their lifetime, regardless of age, background and lifestyle.Any woman at risk because:

1. Usually, most infections will heal on its own. Those who experience persistent infection rarely show symptoms in its early stages, and usually develop into cervical cancer a few years later.
2. After HPV infection, our bodies can not always establish immunity, then we are not protected from subsequent infection.

Cervical cancer treatment:
Measures of treatment or therapy is very dependent on the stage when diagnosed with cervical cancer. Known for some action (modalities) in the conduct of cervical cancer include:

1. Surgery (surgical treatment).
2. Radiotherapy
3. Chemotherapy
4. Palliative therapy (supportive care) are more focused on improving the quality of life of patients. For example: Eating foods that contain nutrients, controlling pain (pain control).

Factors that increase the risk of cervical cancer:

  •  Married / sexual relationships at a young age.
  •  Often the birth.
  •  Smoking.
  •  Flitting sexual partner.
  •  Sexually Transmitted Infections

Daftarkan email kamu untuk automatic update artikel terbaru :

  

Delivered by FeedBurner



Related Post :



  • 10 cara alami mencegah kanker prostat
  • Suplemen Tak Ajaib Cegah Penyakit
  • Kenali Gejala Kanker Payudara
  • Waspada Tumor Otak Pada Anak
  • Propolis Madu
  • Stroberi, Buah Nikmat Berkhasiat Nyata
  • List Contact Dokter, Psikolog & ICU Untuk Si Kecil
  • Penanganan Prostat Jinak
  • Sekilas Tentang Kista, Mioma, dan Endometriosis
  • Minum Arang: Sehat dan Awet Muda. Aneh ?

  • Leave a Reply