Feb 12
Nama bahasa Latin buah kurma adalah Phonex dactylifera. Tumbuh di negara-negara Arab. Ada jenis kurma Mekah dan kurma Madinah. Buah kurma rasa manis, warna merah tua cenderung coklat. Saat masih mentah - muda, kurma berwarna hijau atau merah menyala. Termasuk rumpun buah-buahan Arecaceae atau Palmae.
Buah kurma mengandung kalium (potassium), serat, kalsium, zat besi (Fe), vitamin: A, B2, dan B12, C, aspirin, salisilat, fosfor, sulfur, natrium (sodium), magnesium, cobalt, seng, fluorin, tembaga (Cu), mangaan, selulosa, dan karbohidrat (berupa glukosa dan fruktosa).
Berbagai manfaatnya:
- Konsumsi glukosa akan menghentikan proses pembentukan glukosa di hati sehingga katabolisme asam amino akan berhenti, lalu akan memelihara protein tubuh. Hal itu akan membuka peluang terbentuknya sel-sel baru yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
- Fruktosa, selulosa, dan serat baik untuk pencernaan, mengatasi konstipasi (sembelit / susah buang air besar).
- Vitamin pada kurma baik untuk kesehatan mata, neurotonic (penguat saraf), mencegah sariawan, sebagai antioksidan, meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.
- Fosfor berperan penting sebagai nutrisi otak, sehingga bila dikonsumsi teratur, dalam jangka panjang berefek mencerdaskan.
- Mineral pada kurma memberi efek mengendurkan ketegangan neuron, sehingga tubuh lebih tenang dan bersemangat kembali.
- Kalium (potassium) signifikan untuk mengatasi kelelahan. Juga membuat organ jantung bekerja lebih optimal, mengaktifkan kontraksi otot, dan berperan dalam pengaturan tekanan darah.
- Tekstur kurma yang halus; aman bagi lambung yang sensitif dan penderita radang usus.
- Zat besi (Fe) pada kurma baik bagi penderita anemia.
- Kurma kering mengandung aspirin (acetylsalicylic acid) alami yang dapat mengurangi rasa sakit (analgesic).
- Salisilat pada kurma dapat memengaruhi prostaglandin yang akhirnya dapat menurunkan tekanan darah. Sehingga kurma aman dan baik dikonsumsi penderita hipertensi.
- Zat besi dan kalsium dalam kurma juga penting untuk mengatasi kekurangan produksi ASI pada ibu menyusui.
- Kurma berperan penting dalam pertumbuhan anak, pembentukan darah dan sumsum tulang, serta menjaga keelastisan dinding arteri (potassium metabolism).
Kesimpulan dan saran:
- Mengonsumsi satu butir kurma dapat mengembalikan energi tubuh yang hilang, karena terkandung zat anti lapar (glukosa dan fruktosa) pada kurma, sehingga sangat dianjurkan untuk mengonsumsi kurma saat berbuka puasa.
- Mengonsumsi lima butir kurma setiap hari secara teratur dapat mengurangi risiko terkena stroke akut dan serangan jantung.
Referensi:
- Cempaka Minggu Ini, edisi 26/XVIII/28 Sep – 4 Okt 2006, halaman 26.
- Abdul Basith Muhammad Sayyid, Silsilat Ath-Thibbi Al-Badil: Al-Lathaif minal Quran was Sunnah.
- Bogousslavsky, Julien (ed), Acute Stroke Management, 2003, Martin Dunitz, USA.





