Penelitian yang telah banyak dilakukan menunjukkan bahwa jatuh seperti anak ibu atau jatuh dari tempat tidur biasanya tidak akan mengakibatkan hal yang fatal. Di antara sekian ribu yang diteliti, hanya beberapa kasus yang retak tulang kepala tanpa gangguan otak.
Bila anak jatuh, perhatikan hal berikut:
- Anak pingsan atau tidak
- Muntah-muntah terus (bukan muntah satu kali setelah jatuh) atau tidak
- Kedua bola mata harus tetap bergerak normal kekiri, kanan. Hati-hati bila anak terlihat jereng atau juling.
- Gerakan kedua sisi tangan dan kaki harus tetap normal, hati-hati bila satu sisi kurang bergerak.
- Anak harus tetap sadar, hati-hati bila ia mengantuk terus atau sulit dibangunkan dari tidurnya.
Rontgen kepala kurang berguna untuk mendeteksi kelainan otak/perdarahan.
Bila dicurigai ada sesuatu, yang terbaik adalah CT scan tanpa kontras.
Jangan jatuh lagi ya….
Dr. Hardiono D. Pusponegoro
Google Translate :
Research that has been done indicates that fell like a child’s mother or falling out of bed usually will not result in a fatal case. Among the many thousands who investigated, only a few cases of a cracked skull without brain disorders.
When a child falls, note the following:
- Children passed out or not
- Continued vomiting (vomiting is not a one-time after a fall) or not
- Both eyes should be kept moving the ball normally leftist, right. Be careful if the child looks cross-eyed or squint.
- Movement of both sides of the hands and feet must remain normal, be careful when one side of the less mobile.
- Children must stay aware, be careful when he was sleepy or difficult to continue to be woken from sleep.
X-ray head is less useful for detecting brain disorders / bleeding.
If there is something suspicious, it is best to CT scan without contrast.





