Archive for December, 2008

Dec 31

sumber : ayahbunda-online

Bapak-bapak sadarilah. Mengekspresikan perasaan pada si anak itu sangat penting buat dia. Jangan terlalu cool atau jaga gengsi.

Mungkin Anda suka film silat atau film western yang dibintangi Clint Eastwood. Sang hero selalu kelihatan tenang dan jarang bicara, bahkan dingin. Mungkin Anda merasa seperti itulah seorang laki-laki harusnya bersikap, bahkan terhadap keluarga, termasuk pada anak.

Anggapan ini kuno, klise dan keliru. Emosi Anda bermanfaat bagi perkembangan jiwa si kecil. Dan pada akhirnya, ini juga baik bagi Anda.
(more…)

Dec 31

sumber : ayahbunda-online

Benarkah fungsi otak untuk menganalisa dan memecahkan masalah baru sempurna saat seseorang menginjak dewasa? Studi terbaru menjawab dugaan para ahli yang selama ini keliru.

Selama ini para ahli yakin bahwa “ledakan” tumbuh kembang otak terjadi di tahun-tahun pertama usia anak dan “menyurut” secara terus-menerus jika hubungan antar neuron (sel-sel saraf otak) tidak digunakan. Studi terbaru membuktikan bahwa dugaan tersebut keliru.

Hingga usia dewasa awal (19–40 tahun), kematangan otak manusia baru tercapai. Terutama, pada bagian korteks prefrontal, yang berfungsi sebagai pusat perencanaan ( planning ), mencari jalan keluar ( problem solving ), nalar, emosi, gerakan dan sebagian pusat bicara manusia. Itu artinya, masih ada banyak kesempatan yang mendukung tumbuh-kembang otak selama proses maturitas otak masih berjalan.
(more…)

Dec 31

sumber : NutrisiBalitaCerdas

Teori kecerdasan multipel adalah teori yang dikembangkan oleh Howard Gardner, dimana setiap manusia mempunyai berbagai kecerdasan yang berbeda-beda.Teori yang pertama ditulis di buku Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences ini mengatakan bahwa setiap orang mempunyai jenis kecerdasan yang berbeda-beda dengan tingkat yang berbeda-beda dan oleh karena itu setiap orang mempunyai profil kognitif yang berbeda-beda.

Kecerdasan multipel adalah sesuatu yang bisa dikembangkan sejak dini, dan usia balita adalah usia yang tepat untuk merangsang kecerdasan multipel anak. Bagaimana cara merangsang kecerdasan multipel? Pertama-tama mari kita dalami dahulu kecerdasan apa saja yang termasuk di dalam kecerdasan multipel. Ada delapan kecerdasan di dalam kecerdasan multipel yaitu kecerdasan berbahasa verbal, logika-matematik, visual-spatial, gerak tubuh, musikal, emosi inter-personal, emosi intra-personal dan kecerdasan naturalis. Kita semua bisa membantu anak kita untuk mengembangkan kecerdasan-kecerdasan tersebut. Bagaimana caranya?
(more…)

Dec 25

Spesialis Paru
Anak

Dr. Bambang Supriyanto, Sp.A,
RSIA Hermina Jatinegara
Jl. Jatinegara Barat 126,
Jakarta Timur. Tel.(021) 8191223

Dr. Usman Alwi, Sp.A
RSAB Harapan Kita
Jl. Letjen S Parman Kav. 87,
Jakarta Barat. Tel. (021) 5668284

(more…)

Dec 25

Child Growth & Development Center,
Klinik konsultasi dan terapi untuk anak
Praktek pada hari Selasa, Medika Plaza International Clinic
Kartika Chandra Hotel Lt.3.
Jl. Gatot Subroto kav.18-20, Jakarta Selatan.
Tel. (021) 525 1207

Dr. Soedjatmiko SpA(K), MSi.,
Dokter Tumbuh kembang anak
Cikal Sehat-Sehat
Jl. Kemang Raya No.70, Jakarta Selatan.
Tel. (021) 718 1387
(more…)

Dec 25

Spesialis Anak

Dr. Adi Tagor, Sp.A,
RS. Pondok Indah,
Jl. Metro Duta kav. UE, Pondok Indah,
Jakarta Selatan. Tel. (021) 7692252

Dr. FJ Suryapranata, Sp.A,
RS Medistra
Jl. Gatot Subroto Kav.59,
Jakarta Pusat. Tel. (021) 5210200

Dr. Hermansyah Irwan, Sp.A
S.O.S International
Jl. Puri Sakti 10, Cipete, Jakarta Selatan.
Tel. (021) 7505980

Dr. Igan Pratiwi, Sp.A,
RS Bunda
Jl. Teuku Cik Ditiro 28, Jakarta.
Tel. (021) 322005 (more…)

Dec 14


sumber : warmasif.co.id

 

Pneumonia sebenarnya bukan peyakit baru. Tahun 1936 pneumonia menjadi penyebab kematian nomor satu di Amerika. Penggunaan antibiotik, membuat penyakit ini bisa dikontrol beberapa tahun kemudian. Namun tahun 2000, kombinasi pneumonia dan influenza kembali merajalela.

Di Indonesia, pneumonia merupakan penyebab kematian nomor tiga setelah kardiovaskuler dan TBC. Faktor sosial ekonomi yang rendah mempertinggi angka kematian. Kasus pneumonia ditemukan paling banyak menyerang anak balita. Menurut laporan WHO, sekitar 800.000 hingga 1 juta anak meninggal dunia tiap tahun akibat pneumonia. Bahkan UNICEF dan WHO menyebutkan pneumonia sebagai penyebab kematian anak balita tertinggi, melebihi penyakit-penyakit lain seperti campak, malaria, serta AIDS.
(more…)